Event   |   03 February 2026

Komisi VII DPR RI tinjau kapasitas dan daya saing manufaktur furniture berorientasi ekspor di PT Gema Graha Sarana

Komisi VII DPR RI tinjau kapasitas dan daya saing manufaktur furniture berorientasi ekspor di PT Gema Graha Sarana Banner

Tangerang, 29 Januari 2026 - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT Gema Graha Sarana Tbk (GGS), bagian dari VIVERE Group, di Gedung SOUTH78, Gading Serpong, Tangerang. Kunjungan ini secara khusus difokuskan pada pembahasan penguatan industri manufaktur dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal sekaligus bersaing di pasar global.

Rombongan Komisi VII DPR RI disambut oleh President Director PT Gema Graha Sarana, Bapak William Simiadi, bersama jajaran manajemen, serta turut melibatkan perwakilan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kesiapan industri manufaktur dalam menghadapi dinamika pasar global serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Dalam rangkaian kunjungannya, Komisi VII DPR RI meninjau proses produksi, penerapan teknologi manufaktur, sistem pengendalian mutu berstandar internasional, praktik keberlanjutan, serta integrasi rantai pasok yang mendukung kebutuhan pasar dalam negeri dan ekspor. Selain itu, rombongan berkesempatan mengunjungi showroom furniture yang juga berada di Gedung SOUTH78 untuk melihat produk furnitur hasil manufaktur nasional yang telah memenuhi standar global.

President Director PT Gema Graha Sarana, Bapak William Simiadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa industri furnitur memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan nilai tambah sumber daya alam. Namun demikian, industri nasional menghadapi tantangan persaingan global yang semakin ketat, khususnya dalam hal efisiensi produksi dan adopsi teknologi.

VIVERE Group menekankan pentingnya dukungan kebijakan untuk mempermudah perizinan dan mendorong investasi, termasuk percepatan transformasi teknologi dan otomasi industri agar daya saing Indonesia dapat meningkat. Selain itu, implementasi TKDN yang konsisten serta penguatan rantai pasok dalam negeri juga dinilai penting untuk menciptakan ekosistem industri yang sehat dan berkelanjutan. Komisi VII DPR RI menyambut baik masukan dari pelaku industri sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan perumusan kebijakan strategis di sektor perindustrian, energi, serta riset dan teknologi. Dialog ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi langkah konkret dalam memperkuat industri manufaktur nasional.

VIVEREGroup menyambut positif kunjungan ini sebagai momentum strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan pelaku industriDengan dukungan kebijakan yang tepat sasaran dan kolaborasi yang berkelanjutanindustri furnitur nasional diharapkan mampu tumbuh lebih kompetitifberdaya saing global, serta menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

Back

Loading